Cara Menanam Srikaya

Srikaya merupakan buah yang lezat dan kaya akan manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat dari srikaya adalah dapat mengobati diabetes, berperan sebagai antivirus, menjaga kestabilan tekanan darah, dan juga bersifat anti tumor. Buah ini dapat tumbuh dengan mudah di daerah tropis seperti Indonesia. Jika Anda ingin melakukan budidaya srikaya, cobalah ikuti beberapa tips berikut ini yang kami kutip dari website https://menanam.com.

Gambar Buah Srikaya
Gambar Buah Srikaya

Menyiapkan Bibit Srikaya

Cara menanam srikaya dapat dimulai dengan menyiapkan bibit. Bibit tersebut dapat berasal dari biji buah srikaya yang sudah tua. Tetapi cara pembibitan dari biji memiliki kemungkinan menghasilkan buah yang tidak manis walaupun biji yang digunakan dari buah yang manis. Hal ini karena biji srikaya memiliki sifat heterozigot sehingga dapat mengalami pemecahan dan mungkin menghasilkan buah yang rasanya kurang manis.

Agar hal ini tidak terjadi, Anda dapat menggunakan metode vegetative yakni dengan samung pucuk/okulasi atau cangkok. Untuk melakukan sambung pucuk, pilihlah cabang yang pucuk daunnya sudah berumur tua dari srikaya jenis unggul. Potong cabang di bagian dasar dengan sisa kurang lebih 5 – 15 cm dari pangkal tumbuh di ujung cabang. Kemudian siapkan tanaman srikaya yang akan menjadi sambungan. Kemudian potong batang bawah dengan panjang 10 – 20 cm dan kerat batang sekitar 3 cm menggunakan pisau yang tajam.

Sayat 2 bagian sisi berhadapan pada cabang entres sekitar 3 cm sehingga berbentuk seperti pahat. Setelah itu sisipkan bagian entris ke batang bawah dan tutup tanaman srikaya dengan plastikbening. Ketika tunas sudah mulai tumbuh, buka penutupnya dna jaga agar kondisinya selalu lembab. Untuk mengurangi penguapan, kurangi daun pada batang entres. Letakkan bibit di tempat terbuka sekitar 1 minggu supaya tanaman dapat beradptasi dengan lingkungan sekitar. Ketika bibit sudah berukuran 70 – 100 cm, bibit sudah dapat dipindahkan.

Perawatan Tanaman Srikaya

Pada perawatan srikaya, Anda wajib memperhatikan pengendalian hama dan kemungkinan serangan penyakit tanaman. Hama yang kerap menyerang tanaman srikaya adalah kutu putih dan lalat buah. Biasanya kutu putih bergerombol di lapisan kulit srikaya dan mengeluarkan cairan manis dari buah. Hal ini menyebabkan srikaya sering didatangi semut dan ditumbuhi oleh cendawan jelaga.

Sementara itu hama lalat buah yang menyerang srikaya dapat menyebabkan buah cepat busuk karena ada banyak ulat atau larva di bagian daging buah. Umumnya, srikaya yang sudah terserang lalat buah jatuh sebelum tua. Untuk menghindari kedua hal ini, semprotkan insektisida yang mengandung bahan carbary. Insektisida tersebut dapat digunakan sesuai dosis yang telah ditentukan.

Jenis Srikaya yang Populer Dibudidayakan Saat Ini

Jenis srikaya yang saat ini banyak dibudidayakan adalah srikaya jumbo. Sesuai dengan namanya, jenis srikaya ini memiliki buah yang berukuran besar. Buah tersebut berasal dari Australia. Teknik penanaman untuk mendapatkan buah srikaya yang jumbo harus dilakukan dengan benar agar hasilnya sesuai dengan harapan.

Ada 2 cara pembibitan yang dapat dilakukan untuk menanam buah srikaya jumbo tersebut. Cara yang pertama adalah penanaman di area baru menggunakan bibit yang muda dari teknik perbanyakan secara vegetative. Cara kedua adalah mengganti tanaman jenis srikaya lokal yang telah dewasa dengan tanaman srikaya jumbo melalui metode top working.

Demikian ulasan sederhana mengenai cara menanam Srikaya dengan mudah agar hasil buah maksimal dan hasil panen menguntungkan , sekian dan terima kasih .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *